<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Diary4jalanjalan&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://diary4jalanjalan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Jun 2010 08:14:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='diary4jalanjalan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Diary4jalanjalan&#039;s Blog</title>
		<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://diary4jalanjalan.wordpress.com/osd.xml" title="Diary4jalanjalan&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://diary4jalanjalan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Polemik Sang Superstar</title>
		<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/06/19/polemik-sang-superstar/</link>
		<comments>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/06/19/polemik-sang-superstar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 08:14:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myLife</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diary4jalanjalan.wordpress.com/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[The worst crime is faking it (Kurt Cobain) &#8211; Kejahatan terburuk adalah berpura-pura&#8230; Kenapa saya memasukkan kalimat bijak dari Kurt Cobain ? Karena sebagai fans Ariel, saya tahu, Ariel sangat mengagumi Kurt Cobain sebagai seorang musisi. Secara dekat, memang saya belum pernah berbincang banyak dengannya. Jika bertemu dia, noraknya paling minta foto bareng. Pernah saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=173&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/06/04886-ariel-peterpan.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-174" title="04886-ariel-peterpan" src="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/06/04886-ariel-peterpan.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>The worst crime is faking it (Kurt Cobain) &#8211; Kejahatan terburuk adalah berpura-pura&#8230;</p>
<p>Kenapa saya memasukkan kalimat bijak dari Kurt Cobain ? Karena sebagai fans Ariel, saya tahu, Ariel sangat mengagumi Kurt Cobain sebagai seorang musisi. Secara dekat, memang saya belum pernah berbincang banyak dengannya. Jika bertemu dia, noraknya paling minta foto bareng. Pernah saya wawancara dia sampai saya lupa menyalakan audio di mic nya. Saat polemik kasus video syur mirip dirinya justru beredar, ada satu penyesalan buat saya, kenapa saya tidak mencoba untuk akrab dengannya sebagai artis idola saya. Saya hanya tahu Ariel dari berita-berita yang ada saja. Tapi yang namanya artis, terbuka-bukanya pada sahabatnya seorang jurnalis sekalipun, dia juga tidak akan membuka hal-hal yang paling pribadi dalam hidupnya. Saya yakin. Jikalau ada, yang terjadi justru kita sahabatnya yang juga seorang jurnalis, akan mencoba tidak melukai sahabat kita si artis tersebut dengan menyebarkan rahasia kehidupannya.</p>
<p>Kejahatan terburuk adalah berpura-pura&#8230;Kalimat dari Kurt Cobain ini mungkin bisa diambil hikmahnya.</p>
<p>Pastinya menjadi terkejut semua fans Ariel dari seluruh Indonesia saat mengetahui video mirip sang idolanya &#8220;having sex&#8221; dengan dua orang perempuan, yang satu mirip kekasihnya Luna Maya dan satu lagi mirip Cut Tari, sosok artis yang beberapa tahun yang lalu dari sebuah infotainment juga pernah diberitakan sering main ke base camp nya Ariel. Indonesia terguncang, melebihi kasus Century, Anggodo dll&#8230;itulah arti seorang &#8220;Superstar&#8221;. Media-media setiap hari tidak pernah berhenti menyorot perkembangan kasus ini. Maaf, mungkin jika pelaku video syur ini hanya dilakukan oleh sosok yang mirip vokalis band baru atau band-band &#8220;One Hit Wonder&#8221; semata, pastinya terkesan biasa. Ariel hanya bisa disejajarkan di panggung hiburan oleh Pasya Ungu, Dhani Ahmad dan bisa saja Charly ST12. Tapi jika pelaku dalam video tersebut hanya mirip Pasya atau Charly, bisa jadi masih banyak yang ragu juga. Kenapa ? Alasannya&#8230;</p>
<p>Sejarah Pasya yang digosipkan dengan artis perempuan, masih bisa dihitung oleh jari. Acha Setriapsa, Alysa Soebandono dan terakhir Dara The Virgin. Dan tiga perempuan tersebut bisa dikatakan jago menjaga image. Jadi bisa menjadi sebuah keragu-raguan. Ungu pun punya album religius, satu hal yang kadangkala membuat image band terlihat religius (itulah pola pikir yang masih terbentuk di masyarakat kita). Saat gosip Pasya memukul mantan istrinya muncul dipermukaan, seolah masih ada sebuah pemakluman bagi masyarakat kita, itu ego laki-laki. Pola pikir masyarakat yang masih saja berpikir adalah hal wajar jika lelaki punya sikap seperti itu pada perempuan. Meski banyak juga perempuan yang tidak bisa memaafkan jika ada lelaki seperti itu. Tapi berita-berita buruk tentang Pasya tidak terlalu menggeser kekaguman banyak fans nya.</p>
<p>Jika gosip terkena pada Charly ST12. Saat Charly pernah digosipkan memiliki hubungan dekat dengan seorang perempuan. Charly dengan cepat langsung menyertakan sang istri kemana-mana untuk membentuk image bahwa dia adalah &#8220;Family Man&#8221;. Selebihnya Charly biasa-biasa saja.</p>
<p>Kalau Dhani Ahmad ? Jelas-jelas dia selama ini tidak banyak berpura-pura. Apa adanya. Dan mungkin dia sangat berhati-hati untuk yang namanya hubungan bersifat pribadi. Mungkin saja&#8230;</p>
<p>Dan kasus ini seperti berbeda dengan Ariel. Dalam kondisi ini memang belum ada yang jelas-jelas menyatakan bahwa pelaku dalam video itu adalah Ariel. Masih dalam penyelidikan. Semua bahasannya mengambang. Bukan kepura-puraan juga. Bukan pula pengelakan. Dari pihak Kepolisian, Tim Pengacara Ariel sampai ahli-ahli IT. Mereka seolah benar-benar berhadapan dengan &#8220;Superstar&#8221; jadi sangat hati-hati. Meski banyak masyarakat yang sudah tidak meragukan lagi video tersebut pelakunya adalah Ariel. Boikot-boikot mulai terjadi di berbagai daerah. Dari lembaga-lembaga islam, pemerintahan daerah sampai ormas-ormas. Pelarangan konser Peterpan di daerah sampai jelas kasus video syur ini selesai dalam penyidikan dan terbukti Ariel bukan pelakunya.</p>
<p>Kembali ke kalimat Kurt Cobain, Kejahatan terburuk adalah kepura-puraan. Apakah Ariel sekarang sedang berpura-pura ? Pura-pura tidak mengaku bahwa video syur itu adalah bukan dia pelaku di dalamnya ?. Saya kira bukan itu. Jika benar adalah Ariel pelakunya, dia sedang terbentur pada sebuah dilema, Ariel sedang terbentur pada hal yang tabu di masyarakat kita&#8230;Seks, yang maaf, bisa bergeser pemahamannya menjadi &#8220;seks bebas&#8221;. Ditambah sebuah kebiasaan yang tidak bisa dimaklumi oleh masyarakat kita yakni &#8220;divideokan&#8221;. Lagi-lagi, jika benar memang pelakunya dalam video tersebut adalah Ariel.</p>
<p>Peterpan populer karena lagu-lagunya, gosipnya, atau kharisma seorang Ariel ?. Bisa jadi ketiga-tiganya. Saya ingat pertama kali video klip Peterpan muncul di televisi dengan &#8220;Topeng&#8221;. Lagu ini terdengar enak di kuping, suara Ariel yang vokalnya tidak terlalu jelas tapi berat seperti membius kuping. Video klipnya yang biasa menjadi agak istimewa saat vokalisnya Ariel memainkan mimik mukanya dekat seorang perempuan. Saat itu saya seperti punya firasat, bahwa sosok ini akan menjadi sangat terkenal. Dan dalam hitungan bulan saja, gosip Ariel muncul bahwa dia menghamili Sarah Amalia. Peterpan yang saat itu memang masuk dalam kondisi musik Indonesia yang tidak terlalu banyak saingan, seolah-olah menyedot perhatian. Ariel muncul sebagai sang gentleman, mengakui sikapnya yang memang sudah menghamili Sarah. Namun saat itu seolah pola pikir masyarakat kita masih memaklumi bahwa seorang yang menghamili perempuan memang harus bertanggung jawab dan dianggap gentlemen. Lalu sampai Ariel menceraikan Sarah, muncul gosip-gosip lainnya. Anak Andara Early saat itu diduga anak Ariel, Ariel dekat dengan beberapa artis perempuan dll. Tapi semua dianggap pemakluman lagi. Tidak juga menggeser Ariel sebagai sosok Superstar. Sampai muncul kisah cinta, kesetiaan dan cinta sejati Luna Maya pada Ariel. Yang tidak juga mengecewakan penggemarnya.</p>
<p>Saya ingat pertama kali kasus video syur ini muncul. Maaf, saya memang pekerja infotainment. Karena sikap Luna yang pernah melecehkan pekerjaan infotainment, sempat ada sebuah pemikiran bahwa ini hukum sebab akibat dari sikap Luna selama ini pada infotainment. Namun setelah muncul video syur kedua, yang mirip dengan Ariel dan mirip dengan Cut Tari. Konsentrasi pun seolah berubah&#8230;ini bicara tentang nasib sang &#8220;Superstar&#8221;. Akankah Ariel ditinggal fans nya ?.</p>
<p>Ariel dalam dilema. Ariel adalah manusia. Semua orang punya sisi gelap. Dan jika benar pelaku dalam video itu adalah dirinya, bisa jadi itu adalah sisi gelapnya.</p>
<p>Seks and Drugs&#8230;kenyataan hidup yang ada dalam sisi hidup seorang Rock Star. Saya pernah menonton film &#8220;Rock Star&#8221; yang dimainkan oleh Mark Walberg dan &#8220;Velvet Gold Mine&#8221; yang dimainkan oleh Ewan Mc Gregor. Yang menampilkan sisi gelap seorang rock star. Jika Sammy harus berhadapan dengan narkoba. Bisa jadi jika video itu adalah pelakunya adalah Ariel, ia harus berhadapan dengan &#8220;seks&#8221; sebagai dilemanya. Sebab bisa jadi Ariel tidak kuat harus menghadapi para penganggum wanitanya yang juga kebanyakan dari kalangan selebriti. Dan Ariel adalah orang yang selalu dekat dengan tekhnologi, dia paling senang jika diwawancara tentang tekhnologi. Dan bisa jadi Ariel memang sangat menikmati saat dikagumi, bisa jadi Ariel sangat menikmati kharismanya sendiri alias &#8220;narsis&#8221;.</p>
<p>Tahu dong Steven Tyler&#8230;yang tiba-tiba mengaku pada Liv Tyler bahwa dia adalah ayahnya setelah Liv tumbuh dewasa. Steve adalah Rock Star. Saking banyaknya Steven Tyler mengencani banyak perempuan saat itu. Dia baru sadar bahwa Liv adalah anaknya, karena dia pernah mengencani seorang model bernama Bebe Buell, yang adalah ibu dari Liv Tyler. Betapa di negeri paman sam ada sebuah pemakluman bahwa seorang Rock Star adalah biasa seperti itu.</p>
<p>Tapi jika video itu benar Ariel, ia kini yang harus berhadapan dengan dilema. Mungkin kemarin, ia terlalu menikmati dirinya sendiri, ia terlalu menikmati kencannya, dan dia menganggap biasa. Lagi-lagi jika benar video itu Ariel. Tanpa disadari ia telah menabrak semua aturan sebagai Superstar&#8230;bukan seperti yang di Amerika&#8230;tapi Superstar di Indonesia.</p>
<p>Kejahatan terburuk adalah berpura-pura&#8230;</p>
<p>Mungkin saja&#8230;Ariel kini sedang bingung. Selama ini bisa jadi ia tidak ingin berpura-pura, tapi berbentur dengan kasusnya ini apakah ia harus berpura-pura ?. Serba salah memang&#8230;yang terjadi sekarang adalah&#8230;Ariel dianggap telah mengotori moral anak-anak remaja, Ariel dianggap perusak moral. Padahal yang harus disalahkan pertama adalah pelaku pertama penyebar video syur tersebut. Mem &#8220;video&#8221; kan dianggap sebagai hal tabu, bahkan bisa dijerat undang-undang Pornografi yang masih simpang siur aturannya. Tapi jika memang dia pelakunya, dia melakukannya di ruang tertutup dan bisa jadi tidak punya niat untuk menyebarkannya. Lalu benarkah hanya Ariel yang begitu ?. Tidakkah ada pasangan lainnya yang mungkin berbuat yang sama dengan Ariel ?.</p>
<p>Semua serba dilema. Sang Superstar seolah membuat polemik yang memusingkan. Buat dirinya sendiri dan buat masyarakat. Bicara tentang UU Pornografi saja saya masih belum mengerti.</p>
<p>Sehingga disini saya memiliki kesimpulan sendiri&#8230;Hati-hati bagi mereka artis yang &#8220;Wanna Be Superstar&#8221; atau sudah &#8220;Superstar&#8221;. Mereka adalah berhadapan dengan pola pikir masyarakat Indonesia. Karena yang menjadikan Superstar adalah masyarakat itu sendiri, yang selama ini mengamati dan menonton sang idolanya. Bisa jadi ini sebuah kekonyolan atau memang harus layaknya begitu&#8230;</p>
<p>Pertama, Buat band besar&#8230;bisa jadi membuat album religius akan menyelamatkan mereka dari kasus-kasus yang bisa mencemarkan nama baik. (Kasus Pasya)</p>
<p>Kedua, jadilah sang idola yang punya polisi moral bagi dirinya sendiri. No free sex&#8230;jika tidak mampu melakukannya&#8230;benar-benar dibuat seaman-aman mungkin.</p>
<p>Ketiga, bagi mereka sang idola yang sudah berkeluarga&#8230;jadilah family man di depan media&#8230;sehingga jika terjadi apa-apa, keluarga bisa dijadikan backing-an. (Lihat saja kasus Charly ST12 dan Ian Kasella)</p>
<p>Keempat, jika ingin dikatakan sebagai &#8220;It&#8217;s I am&#8221;&#8230;ini gue&#8230;jadilah artis yang tidak munafik&#8230;seperti Julia Perez&#8230;mau seksi, mau apa urusan gue&#8230;namun ya..harus siap-siap dengan reaksi masyarakat jika melakukan sesuatu yang tidak masuk akal seperti mencalonkan Wakil Bupati contohnya&#8230;</p>
<p>(Maaf buat artis-artis yang saya sebutkan diatas)</p>
<p>Dan akankah ke depannya Ariel akan tetap menjadi &#8220;Superstar&#8221; ? Mungkin saja tidak&#8230;mungkin saja iya&#8230;karena di mata saya sebagai idolanya&#8230;dia masih memiliki kharisma di atas panggung&#8230;juga pengamatan saya dari beberapa reaksi banyak perempuan. Maka seharusnya Ariel&#8230;(lagi-lagi jika memang pelaku dalam video syur itu adalah dirinya)&#8230;</p>
<p>Pertama adalah mengaku dan meminta maaf&#8230;karena masyarakat Indonesia cukup pemaaf untuk sesuatu yang jujur&#8230;</p>
<p>Kedua adalah menjadikan sosoknya seperti yang diinginkan pola pikir masyarakat Indonesia untuk menjadi &#8220;Superstar&#8221;, yang seperti saya tulis diatas&#8230;</p>
<p>Ketiga adalah mungkin jika ia berniat&#8230;membuat buku Autobiografi seperti Kurt Cobain &#8220;Heavier than Heaven&#8221;. Dimana Kurt bercerita secara gamblang tentang kenapa hidupnya tidak bisa lepas dari narkoba. Dan Ariel bisa saja harus secara berterus terang mengorek secara psikologis dirinya sendiri, jika ia memang tidak bisa lepas dari &#8220;Seks&#8221;&#8230;sehingga ia tidak melakukan kejahatan terburuk dalam hidupnya yakni kepura-puraan&#8230;</p>
<p>Dan mungkin saja&#8230;Ia akan tetap menjadi seorang &#8220;Superstar&#8221; di Indonesia&#8230;</p>
<p>(Maaf jika ada ketidakmakluman pada tulisan ini&#8230;karena ini adalah sudut pandang saya sebagai salah satu orang yang mengidolakannya)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/173/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=173&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/06/19/polemik-sang-superstar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb75efed71d4695deda407aeb5facac1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diary4jalanjalan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/06/04886-ariel-peterpan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">04886-ariel-peterpan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merangkak&#8230;</title>
		<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/02/06/merangkak/</link>
		<comments>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/02/06/merangkak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 19:54:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myLife</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diary4jalanjalan.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Pada sebuah sinar, kita selalu menatap dunia itu berwarna indah&#8230; Pada sebuah kegelapan, kita selalu melihat dunia itu suram&#8230; Dari sebuah sinar, belum tentu kita bisa meraih indahnya dunia&#8230; Dari sebuah kegelapan, justru kita sedang mencari dan meraba-raba untuk mencari sebuah cahaya&#8230;itu justru lebih bermakna&#8230; Merangkak&#8230; Manusia hidup sampai mengenal dunia dari merangkak&#8230; Hidup itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=162&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/02/images1.jpg"></a><a href="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/02/images2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-164" title="images" src="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/02/images2.jpg?w=470" alt=""   /></a></p>
<p>Pada sebuah sinar, kita selalu menatap dunia itu berwarna indah&#8230;</p>
<p>Pada sebuah kegelapan, kita selalu melihat dunia itu suram&#8230;</p>
<p>Dari sebuah sinar, belum tentu kita bisa meraih indahnya dunia&#8230;</p>
<p>Dari sebuah kegelapan, justru kita sedang mencari dan meraba-raba untuk mencari sebuah cahaya&#8230;itu justru lebih bermakna&#8230;</p>
<p>Merangkak&#8230;</p>
<p>Manusia hidup sampai mengenal dunia dari merangkak&#8230;</p>
<p>Hidup itu seharusnya juga berjuang dari merangkak&#8230;tak selamanya kita bisa langsung berdiri dan tanpa merangkak&#8230;</p>
<p>Kini saya sedang mencoba, meraih indahnya dunia dengan merangkak&#8230;</p>
<p>Kelihatan bodoh memang&#8230;karena hampir semua orang bilang saya sudah berdiri selayaknya&#8230;</p>
<p>Justru salah&#8230;saya sedang merangkak namun belum juga sanggup untuk berdiri&#8230;</p>
<p>Saya kini sedang mencoba merangkak, untuk meraih sesuatu, yang lebih baik dari sebelumnya&#8230;</p>
<p>Jangan takut dianggap bodoh karena merangkak&#8230;</p>
<p>Dan teman, jika tulisan saya ini dianggap bodoh&#8230;jangan ikut-ikutan merangkak ya seperti saya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=162&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/02/06/merangkak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb75efed71d4695deda407aeb5facac1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diary4jalanjalan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/02/images2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sedang ingin&#8230;</title>
		<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/02/02/sedang-ingin/</link>
		<comments>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/02/02/sedang-ingin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 14:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myLife</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diary4jalanjalan.wordpress.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Ingin marah&#8230; Ingin merenung&#8230; Ingin berdoa terus dan terus&#8230; Ingin menyepi&#8230; Ingin protes&#8230; Ingin tertawa&#8230; Ingin curhat&#8230; Itulah disaat sebuah masalah dalam kehidupan kita sedang terjadi. Ada yang memilih berbagai caranya untuk melampiaskannya. Ada yang memilih marah sebagai jalan keluarnya. Tanpa melihat situasi dan kondisi. Tanpa melihat siapa lawan bicaranya. Saat itu cara yang diambil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=156&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/02/images.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-158" title="images" src="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/02/images.jpg?w=470" alt=""   /></a></p>
<p>Ingin marah&#8230;</p>
<p>Ingin merenung&#8230;</p>
<p>Ingin berdoa terus dan terus&#8230;</p>
<p>Ingin menyepi&#8230;</p>
<p>Ingin protes&#8230;</p>
<p>Ingin tertawa&#8230;</p>
<p>Ingin curhat&#8230;</p>
<p>Itulah disaat sebuah masalah dalam kehidupan kita sedang terjadi. Ada yang memilih berbagai caranya untuk melampiaskannya.</p>
<p>Ada yang memilih marah sebagai jalan keluarnya. Tanpa melihat situasi dan kondisi. Tanpa melihat siapa lawan bicaranya. Saat itu cara yang diambil seolah tak masuk logika orang lain. Sehingga di Jepang, ada tempat khusus untuk menumpahkan seluruh kemarahan jika sedang emosi. Jika tak masuk akal bagi kita, tapi bagi mereka yang memakai cara itu adalah dianggap masuk akal.</p>
<p>Ingin merenung. Setiap masalah yang dihadapi tanpa disadari kerap membuat kita melamun. Merenung, mengkilas balikan kembali, kenapa bisa terjadi masalah seperti ini. Seolah ada sesal. Namun dibalik renungan kerap kali kita ingin menyelesaikan masalah menjadi lebih jelas.</p>
<p>Ingin berdoa terus menerus setiap detik dan setiap nafas kita karena sudah sesak dengan masalah kehidupan yang terjadi. Cara ini memang tak ada yang bisa menduga. Biasanya dilakukan oleh seseorang yang kalem dan easy going. Namun setiap nafasnya, dia bisa saja berdoa atas masalahnya.</p>
<p>Ingin menyepi. Kalau cara ini untuk menyelesaikan masalah, lebih ke tujuan untuk menjauhi masalah. Melarikan diri dari masalah. Menikmati kesepian, menikmati ketiadaan, lalu menganggap dengan cara itu kita bisa mengevaluasi kehidupan. Tidak bicara dengan siapa-siapa, namun bicara pada diri sendiri. Pilihan hidupnya adalah langkah yang diambilnya sendiri.</p>
<p>Ingin protes. Protes pada kehidupan, dan yang lebih ekstrem lagi adalah protes pada Tuhan. Cara ini sering dianggap salah. Seperti tidak mensyukuri kehidupan yang telah berjalan. Seperti tidak menerima amanah sebagai Mahluk-Nya. Namun menurut saya, cara itu adalah sebuah kewajaran bagi manusia. Manusia adalah mahluk Tuhan yang lemah, kadangkala manusia rentan dan sudah tidak kuat lagi menerima masalah. Saat protes, sesungguhnya itu adalah ungkapan emosi semata. Di satu titik, ia akan menyadarinya sendiri, bahwa Tuhan tidak akan bertindak kalau manusianya tidak juga mengambil langkah dan berdoa.</p>
<p>Ingin tertawa. Cara yang satu ini dianggap hanya seperti menutup diri semata. Tertawa tanpa masalah. Menghibur seseorang, namun hati kecilnya merasakan sebuah kesedihan yang tidak bertepi. Beda dengan profesi seorang pelawak yang harus menghibur penonton. Pada kenyataannya justru banyak  pelawak yang memilih jalan salah untuk menuntaskan masalahnya, seperti banyak pelawak yang terkena narkoba. Ironis memang. Ternyata masalah tidak bisa ditepiskan begitu saja dengan tertawa.</p>
<p>Ingin curhat. Cara ini  yang sering diambil oleh seseorang yang memiliki banyak teman. Dari satu masalah, curhat ke beberapa teman untuk mempertimbangkan sebuah keputusan atas masalah yang terjadi. Namun yang agak membahayakan jika banyak pertimbangan justru berakhir pada dilematis. Kita sering tidak mempertimbangkan hati nurani.</p>
<p>Ya&#8230;dari beberapa cara, kita bisa memilih untuk menyelesaikan suatu masalah atau melepas segala kegundahan yang terasa.  Sedang ingin tertawa bebas contohnya, cara itu sering saya pakai ketika saya merasakan gundah atas masalah yang terjadi dalam diri saya. Bertemu dengan teman-teman, berbincang-bincang yang &#8220;ngaco&#8221; sambil menikmati secangkir kopi dan cemilan di kafe. Atau sekedar membuat status gila di facebook yang bisa ditimpali segila apapun di facebook bersama sahabat-sahabat saya. Dan kembali ke rumah. Saya bisa merenung dan mungkin menitikkan air mata di kala berdoa dalam ibadah saya. Atau mungkin ada sebersit protes kepada Tuhan dengan awal kalimat &#8220;Sebelumnya saya minta maaf  Tuhan, bukannya saya tidak bersyukur&#8230;tapi kenapa ?&#8221;  Dan satu ketika bisa berubah menjadi &#8220;Saya yakin bahwa Tuhan akan menyelesaikan masalah saya&#8230;&#8221;&#8230;</p>
<p>Pada akhirnya, apapun kita masing-masing punya cara untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan. Pilihlah cara yang paling nyaman buat kita untuk menyelesaikan masalah. Dan tanpa menganggu orang lain&#8230;</p>
<p>Enjoy my friends&#8230;It&#8217;s life&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/156/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=156&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/02/02/sedang-ingin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb75efed71d4695deda407aeb5facac1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diary4jalanjalan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/02/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tulislah apa yang kau rasakan&#8230;</title>
		<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/17/tulislah-apa-yang-kau-rasakan/</link>
		<comments>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/17/tulislah-apa-yang-kau-rasakan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 12:52:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myLife</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diary4jalanjalan.wordpress.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Sejak kapan kita belajar menulis ? Sejak Taman Kanak-kanak kah ? Atau sejak tiga tahun, kita biasa mencoret-coret dinding rumah sampai kotor untuk mengekspresikan kenakalan kita. Menulis&#8230;adalah pekerjaan yang mungkin dianggap biasa. Dihitung, pastinya hampir seluruh penduduk dunia biasa menulis, di luar mereka yang buta huruf. Untuk apa sih menulis itu ? Menulis adalah bagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=150&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/writting.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-151" title="writting" src="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/writting.jpg?w=300&#038;h=239" alt="" width="300" height="239" /></a></p>
<p>Sejak kapan kita belajar menulis ? Sejak Taman Kanak-kanak kah ? Atau sejak tiga tahun, kita biasa mencoret-coret dinding rumah sampai kotor untuk mengekspresikan kenakalan kita.</p>
<p>Menulis&#8230;adalah pekerjaan yang mungkin dianggap biasa. Dihitung, pastinya hampir seluruh penduduk dunia biasa menulis, di luar mereka yang buta huruf. Untuk apa sih menulis itu ?</p>
<p>Menulis adalah bagian dari pekerjaan kita. Dia yang bekerja sebagai akuntan, menulisnya berupa angka-angka, walaupun itu lewat komputer. Dia yang seorang sekertaris, pastinya lebih banyak menghabiskan waktunya menulis laporan harian untuk bosnya. Dia yang seorang pegawai negeri, sesuai pekerjaannya, pastinya berkutan dengan sederet tulisan penting untuk Departermennya. Dia yang seorang Creative Writer sebuah biro periklanan ataupun Perusahaan TV Swasta apalagi, tulisan adalah bagian yang teramat penting.</p>
<p>Tulisan itu adalah ide. Tulisan itu adalah roh. Tanpa disadari juga merupakan spirit kehidupan. Bayangkan jika tanganmu jika sudah tidak bisa menulis sepatah katapun. Meski mulut masih bisa berbicara, namun tidak kah kau merasakan tidak berarti ?. Di saat mulut tidak bisa bicara, apa yang kau lakukan untuk mengungkapkan perasaanmu ? Pastinya menulis.</p>
<p>Tidak menyama-nyamakan dengan kondisi saya. Yang memang terbiasa menuangkan segala perasaan saya, bahagia, sedih dan terharu dengan menulis sedari saya kecil. Teringat masa kanak-kanak saya, yang selalu meminta oleh-oleh buku dengan sampul cantik. Khusus untuk apa ? Untuk menulis, meski acakan-acakan. Tapi saya yakin, saat masa kanak-kanak itu, tulisan saya yang acak-acak-an juga merupakan ekspresi perasaan saya. Selain menggambar, saya memang sangat suka menulis.</p>
<p>Saat masih remaja, dunia saya pun lebih berwarna. Lalu apa yang saya lakukan, mungkin sama dengan yang kalian lakukan. Menulis Diary, untuk mengungkapkan keseharian di sebuah buku. Kebahagiaan ataupun duka. Jatuh cinta ataupun patah hati. Kehilangan atau menemukan. Persahabatan atau bahkan perpisahan. Campur aduk ditulis di diary. Membuat kita pastinya akan tertawa-tawa atau bahkan menangis lagi jika membacanya. Kebiasaan ini bertahan sampai saya kuliah. Saat kerja, kebiasaan menulis diary sudah saya tinggalkan. Karena di kantor pun sudah terbiasa menulis skrip atau apapun itu. Tapi saya masih sering mengungkapkan kekesalan atau rasa bahagia saya dalam sebuah buku&#8230;bukan diary karena tidak harian, tapi saya sebut buku curhat dan buku mimpi. Dan itu rahasia !!!</p>
<p>Memang, sekarang ini berbagai media internet menyediakan tempat istimewa bagi kita untuk mengungkapkan perasaan kita, kreatifitas kita lewat tulisan. Jadi tidak butuh kertas berlembar-lembar untuk itu. Sebut saja wordpress, blogspot, multipl, milis  dan sejenisnya. Bagi seorang jurnalist, ada google reader dsb (Yang lainnya mungkin saja saya tidak tahu).</p>
<p><em><strong>Tulisan adalah ungkapan&#8230;Tapi bisa juga pedang&#8230;<br />
</strong></em></p>
<p>Pastinya kita tahu <strong><em>facebook</em></strong> dong ?. Satu kalimat saja kamu menulis status di facebook, yang mengungkapkan kegiatanmu, perasaanmu dan berbagai keluh kesahmu, membuat beberapa temanmu penasaran. Kesimpulan baru saya, facebook adalah media yang bisa mengungkapkan perasaan kita lewat tulisan. Meski itu cuma satu kalimat&#8230;</p>
<p>Ada juga <strong><em>Twitter</em></strong>.  Hmmm&#8230;.yang satu ini pastinya bikin Luna Maya jadi pusing kepala. Mungkin saja Luna Maya punya diary di rumahnya dan mungkin saja terbiasa mengungkapkan perasaannya lewat diary. Tapi mungkin saja, sial buat Luna Maya, saat tidak sengaja mengungkapkan perasaannya pada wartawan lewat twitternya. Sehingga membuat masalahnya menjadi besar. Hmmm&#8230;Mungkin saja Luna ingin mengungkapkan perasaannya pada followernya yang juga fans-nya&#8230;tapi secara tidak sadar, followernya itu juga ada yang bekerja di media. Mungkin Luna lupa&#8230;Balik lagi, tulisan Luna adalah perasaannya.</p>
<p>Ada juga <em><strong>milis</strong></em>, yang membuat Prita sempat dijerat kasus oleh RS OMNI. Maksud hati ingin mengungkapkan kekesalannya pada rumah sakit tersebut pada beberapa temannya. Namun justru surat itu tersebar. Lagi-lagi, mungkin ini kesialan buat Prita karena digugat rumah sakit tersebut. Tapi itulah surat yang merupakan ungkapan hati&#8230;</p>
<p>Selanjutnya adalah <em><strong>Blackberry</strong></em><strong><em>. </em></strong>Bisa dikatakan sebagai sebuah fenomena lima tahun belakangan ini. Saat hari-hari spesial, pastinya kita yang memiliki blackberry kebanjiran tulisan-tulisan berupa kalimat bijak ataupun puisi atau apa sajalah untuk mengungkapkan kebahagiaan kita akan menyambut hari tersebut. Lewat broadcast message, siapa yang pertama kali menulis kalimat itu pun kita tidak tahu&#8230;tapi membuat kita menyambutnya dengan bahagia hari spesial itu. Ataupun berbagai joke-joke ataupun kalimat bijak lainnya, untuk kita berikan pada orang spesial ataupun sahabat-sahabat kita. Blackberry adalah sebuah fenomena baru untuk kita kembali mencintai kegiatan menulis.</p>
<p>Hmmmm&#8230;jadi intinya, sobat, jangan ragu jika kita punya perasaan apapun itu dalam perjalanan hidup kita, ungkapkanlah dalam tulisan. Tentu saja, terserah kita&#8230;mau dipublikasikan lewat facebook, blogspot ataupun media lainnya. Ataupun cukup menjadi sebuah rahasia saja untuk kita. Yang bisa kita baca lagi saat kita suntuk dan kita kembali tertawa-tawa ataupun sedih karena mengenangnya. Tapi hati-hati&#8230;tulisan bisa juga membahayakan. Bisa membuat orang lain merasa tersinggung, bisa juga memutus komunikasi. Jika memang ingin marah&#8230;sekalian saja kamu menghadap orang yang ingin kau ajak bicara itu. Atau ingin kau tulis, pakailah bahasa yang tidak menyinggung tapi menyentuh.</p>
<p>Namun, jika memang tidak suka menulis. Cukuplah, jadikanlah kegiatan menulis di kantor kita sebagai roh dalam garis perjalanan hidup kita. Menulis angka-angka, menulis laporan, menulis apapun itu yang berhubungan dengan pekerjaan.</p>
<p>Just relaks, friends&#8230;It&#8217;s just my inspiration to writting&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/150/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=150&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/17/tulislah-apa-yang-kau-rasakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb75efed71d4695deda407aeb5facac1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diary4jalanjalan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/writting.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">writting</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lagi gak mood&#8230;</title>
		<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/13/lagi-gak-mood/</link>
		<comments>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/13/lagi-gak-mood/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2010 12:52:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myLife</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diary4jalanjalan.wordpress.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Abu-abu&#8230;merah&#8230;kuning&#8230;hijau&#8230;gak jelas&#8230;kalian pernah merasakan gak sih perasaan yang gak mood luar biasa ?. Punya tugas setumpuk, ngerjainnya seperti terpaksa, atau malah disisihkan dulu, nanti-nanti aja deh. Buka facebook, cuma buat ngasih jempol atau komen-komen status fb teman-teman. Saat dalam suasana ini&#8230;saya seperti ingin berada di pinggir pantai, menikmati sunset, ditemani dengan segelas minuman kesukaan. Sambil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=146&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/p385923-bali-cloudy_morning_at_kusamba_beach.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-147" title="p385923-Bali-Cloudy_Morning_at_Kusamba_Beach" src="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/p385923-bali-cloudy_morning_at_kusamba_beach.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p>Abu-abu&#8230;merah&#8230;kuning&#8230;hijau&#8230;gak jelas&#8230;kalian pernah merasakan gak sih perasaan yang gak mood luar biasa ?. Punya tugas setumpuk, ngerjainnya seperti terpaksa, atau malah disisihkan dulu, nanti-nanti aja deh. Buka facebook, cuma buat ngasih jempol atau komen-komen status fb teman-teman. Saat dalam suasana ini&#8230;saya seperti ingin berada di pinggir pantai, menikmati sunset, ditemani dengan segelas minuman kesukaan. Sambil menatap pantai yang luas&#8230;sambil bertanya, kalau saya melangkah dengan cepat dalam setiap keputusan hidup saya, saya akan mendapatkan yang saya inginkan tidak yah ?. Atau kalau saya santai-santai saja, saya bakalan tertinggal jauh-jauh dari teman-teman sebaya saya ?.</p>
<p>Yes, Gak mood&#8230;perasaan campur aduk&#8230;gak jelas mau ngapain dan mau kemana&#8230;gak tahu perasaan apa yang sedang berkecambuk. Sedang dibuat bimbang dengan hidup kah ? Atau sekedar bertanya-tanya tentang hidupkah ? Gak Jelas&#8230;namanya gak mood&#8230;ya, gak jelas&#8230;</p>
<p>Relaks aja friends&#8230;jangan bacanya ikut-ikutan gak mood yah&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=146&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/13/lagi-gak-mood/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb75efed71d4695deda407aeb5facac1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diary4jalanjalan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/p385923-bali-cloudy_morning_at_kusamba_beach.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">p385923-Bali-Cloudy_Morning_at_Kusamba_Beach</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayah&#8230;</title>
		<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/10/ayah/</link>
		<comments>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/10/ayah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 14:09:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myLife</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diary4jalanjalan.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Dimana…akan kucari Aku menangis seorang diri Hatiku….s`lalu ingin bertemu Untukmu…aku bernyanyi Lihatlah…hari berganti Namun tiada seindah dulu Datanglah..aku ingin bertemu Untukmu…aku bernyanyi Untuk ayah tercinta, daku ingin bernyanyi Dengan air mata di pipiku… Ayah, dengarkanlah aku ingin berjumpa Walau hanya dalam mimpi… (Song Lyrics : Ayah) Seperti apakah kita mengenal sosok seorang ayah ? Jika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=142&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/father_and_son_by_gloredel.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-143" title="father_and_son_by_gloredel" src="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/father_and_son_by_gloredel.jpg?w=470" alt=""   /></a></p>
<p><strong>Dimana…akan kucari<br />
Aku menangis seorang diri<br />
Hatiku….s`lalu ingin bertemu<br />
Untukmu…aku bernyanyi</strong></p>
<p><strong>Lihatlah…hari berganti<br />
Namun tiada seindah dulu<br />
Datanglah..aku ingin bertemu<br />
Untukmu…aku bernyanyi</strong></p>
<p><strong>Untuk ayah tercinta, daku ingin bernyanyi<br />
Dengan air mata di pipiku…<br />
Ayah, dengarkanlah aku ingin berjumpa<br />
Walau hanya dalam mimpi…</strong></p>
<p><em><strong>(Song Lyrics : Ayah)</strong></em></p>
<p>Seperti apakah kita mengenal sosok seorang ayah ?</p>
<p>Jika menanyakan hal itu pada saya, sosok seorang ayah dalam cerita ibu adalah di saat ibu melahirkan saya, dia menangis. Melihat kehadiran saya di bumi setelah menunggu kelahiran seorang selama dua tahun. Begitulah terharunya seorang ayah melihat saya datang ke bumi, untuk menikmati hidup ini.</p>
<p>Ayah adalah sosok yang sangat protektif, saking ia sangat sayang pada saya. Saat waktu kecil, saya selalu sebal pada ayah, jika saya dilarang jajan di pinggir jalan, dilarang mandi hujan dengan teman-teman saya, tidak boleh main terlalu malam. Begitu banyak larangan dari ayah. Tapi itulah demi kebaikan saya.</p>
<p>Saat saya SD, ayah adalah pencerita yang ulung. Seperti buku sejarah, ayah selalu menceritakan tokoh-tokoh dunia, bercerita tentang kehidupan, film-film kegemarannya, kekagumannya pada Soekarno dan banyak lagi. Disanalah saya belajar pada ayah bahwa ilmu pengetahuan sangat penting.</p>
<p>Tapi ayah berbeda dengan ibu. Untuk urusan belajar, moody nya saya, saya merasakan transisi ke remaja, ayah adalah sosok yang tidak peduli. Namun dia di mata saya adalah pekerja keras. Pulang kerja masih mengerjakan tugasnya sampai jam 12 malam, pagi hari pukul 7 harus berangkat kerja. Beliau hanya tahu memberikan uang bulanan pada ibu saja. Tapi itulah, ayah adalah pekerja keras.</p>
<p>Saat saya remaja, saya menginginkan kebebasan. Saya memutuskan kuliah di Yogya, dan ayah sudah pensiun. Beliau sakit. Dan saya sedikit menyesal di detik-detik terakhir ayah tiada, saya tidak bisa menemaninya. Namun memang itu sudah garis Tuhan.</p>
<p>Meski sering dianggap sebagai nomor dua di hati kita. Sosok ayah, adalah dia yang harus kita hormati, kita sayang dan kita ingat. Ayah adalah cerminan bagi perempuan, untuk mencari sosok pasangan hidup buatnya, jika ia bangga pada ayahnya. Namun sosok seorang ayah juga bisa begitu dibenci, saat ia menyakiti ibu kita.</p>
<p>Berbeda-beda kita memandang sosok ayah, seperti kita memandang begitu complicatednya sosok seorang pria. Seorang ayah punya cara sendiri untuk memandang hidupnya, bagaimana ia bisa survive untuk keluarga, atau untuk segalanya yang dianggap mampu diraihnya. Yang terkadang tidak bisa diterima oleh pasangannya, ibu kita. Beda dengan ibu, ia kerap memandang bahwa hidup adalah merawat, membesarkan dan mendidik anak. Meski seorang ibu bisa menjadi sosok  seorang ayah saat sang ayah tiada atau bercerai.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan sosok ayah kalian ? Jika beliau masih hidup, peluklah dan katakan bahwa kau mencintainya, agar ia mengetahui bahwa kau sangat mencintainya. Kadang tanpa sadar, sosok ayah tidak begitu dipahami oleh anaknya dibanding pada ibunya.  Lalu jika ia sudah tiada, berdoalah&#8230;bahwa apapun yang pernah ia lakukan padamu dengan cinta, kejujurannya pada hidup, ketulusannya bekerja atau mungkin kekecewaan kamu, ia tetaplah sosok yang pernah memberikan peran dalam garis hidupmu. Atau mungkin bagi laki-laki, kedewasaanmu, keberanianmu, bercermin dari sosoknya.</p>
<p>Saya ingat film Big Fish yang dimainkan oleh Ewan Mc Gregor dan Robin Williams, tentang bagaimana seorang ayah yang dimainkan Robin Williams bercerita tentang ia menemukan ikan besar, dan berbagai cerita yang dianggap bohong oleh anaknya, yang dimainkan oleh Ewan Mc Gregor.  Namun sang anak baru menyadarinya, saat sang ayah meninggal, sosok yang diceritakan oleh ayahnya dalam cerita-ceritanya itu adalah benar, meski tidak 100 persen benar. Ia pun mendapatkan filosofi hidup dari sang ayah tentang hidup tidak boleh menyerah.</p>
<p>Tanpa kita sadari, kita suka menyerap filosofi hidup dari seorang ayah.</p>
<p>Just remember my Dad, friends or maybe ur Dad too&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=142&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/10/ayah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb75efed71d4695deda407aeb5facac1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diary4jalanjalan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/father_and_son_by_gloredel.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">father_and_son_by_gloredel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siapa Inspirasi untuk terus menjalani hidup ini ?</title>
		<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/04/siapa-inspirasi-untuk-terus-menjalani-hidup-ini/</link>
		<comments>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/04/siapa-inspirasi-untuk-terus-menjalani-hidup-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:18:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myLife</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diary4jalanjalan.wordpress.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Pernah merasa putus asa ? Pasti dari kalian pernah merasakan putus asa karena apapun itu. Bisa karena cinta yang tak sampai, bisa karena karir yang stuck tapi biaya hidup semakin tinggi dan bisa juga karena merasa bosan dengan masalah demi masalah yang selalu menghampiri. Di titik ini&#8230;yang dinamakan putus asa, kita kerap kali merasa terpuruk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=138&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/tree-of-life-colourpreview.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-139" title="tree-of-life-colourpreview" src="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/tree-of-life-colourpreview.jpg?w=300&#038;h=295" alt="" width="300" height="295" /></a></p>
<p>Pernah merasa putus asa ? Pasti dari kalian pernah merasakan putus asa karena apapun itu. Bisa karena cinta yang tak sampai, bisa karena karir yang stuck tapi biaya hidup semakin tinggi dan bisa juga karena merasa bosan dengan masalah demi masalah yang selalu menghampiri.</p>
<p>Di titik ini&#8230;yang dinamakan putus asa, kita kerap kali merasa terpuruk dan tidak berharga. Jika mencari keputus-asaan, pasti lebih cepat dan terus berlarut-larut. Tapi bagaimana jika kita mencari pencerahan ? Inspirasi untuk terus menjalani hidup ?.</p>
<p>Bagi seseorang yang merasakan putus asa berlarut-larut, mungkin gelap untuk merasakan bahwa di sekelilingnya penuh dengan pencerahan hidup. Namun bagi mereka yang putus asa tapi ingin tetap hidup, mata mereka akan terbuka akan sesuatu yang terbuka di luar sana.</p>
<p>Saat putus asa akan ekonomi, rasakanlah dan bersyukur bahwa Tuhan masih memberikan kita nafas, anggota tubuh yang lengkap untuk terus meneruskan kehidupan ini. Sederhana saja, jangan terlalu muluk. Masih banyak yang lebih susah dari kita.</p>
<p>Di saat kau merasa putus asa akan cinta, rasakan bahwa masih banyak cinta di sekeliling kita. Masih banyak yang ingin memberikan senyum dan kasih sayang pada kita. Tinggal bagaimana kita sensitif untuk merasakan. Dan biarkanlah cinta itu datang.</p>
<p>Di saat kau memiliki masalah hidup dengan teman mungkin, lalu seorang teman meninggalkan kita, koreksilah diri kita. Beri cinta pada yang lain dan tepuk bahu orang-orang di sekeliling kita untuk menyatakan bahwa &#8220;Saya hadir untuk kamu dalam suka dan duka&#8230;berikan dia senyuman tulus&#8221;.</p>
<p>Lalu selama ini apa yang menginspirasikan kita untuk tetap hidup&#8230;pastinya orang-orang terdekat kamu, orang-orang yang kamu cintai atau bahkan obsesi kamu yang belum tercapai.</p>
<p>Secara tidak sadar, di saat kita terpuruk dan tak berdaya&#8230;orang yang selalu berada di sisi kita adalah sosok yang secara tidak sadar memberikan inspirasimu untuk tetap hidup. Dia yang selalu memberikan nasehat atau selalu siap memberikan tangannya untuk bergandengan tangan.</p>
<p>Coba kau rasakan&#8230;siapa yang selama ini secara tidak sadar memberikan inspirasi mu untuk tetap hidup ?. Jika Tuhan adalah jawabannya. Itu pasti Mutlak adanya. Tapi siapa yang kau rasakan di dunia ini, memberikan kau semangat dan inspirasi untuk tetap melangkah, melihat dan mendengar ? Bahwa kita tetap harus menjalani hidup&#8230;</p>
<p>Enjoy friends, just relax&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/138/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=138&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/04/siapa-inspirasi-untuk-terus-menjalani-hidup-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb75efed71d4695deda407aeb5facac1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diary4jalanjalan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/tree-of-life-colourpreview.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tree-of-life-colourpreview</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>All about resolution&#8230;in 2010</title>
		<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/01/all-about-resolution-in-2010/</link>
		<comments>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/01/all-about-resolution-in-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 10:48:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myLife</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diary4jalanjalan.wordpress.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Ingatkah kita pernah saling memimpikan Berlari-lari tuk wujudkan kenyataan Lewati segala keterasingan Lalui jalan sempit yang tak pernah bertuan Inilah  syair dari lagu &#8220;Kesepian Kita&#8221; Pas Band feat Tere. Pernahkan kita melihat seseorang, yang selalu menang dan menjadi juara ? Atau dari kacamata kita, dia lah sosok yang selalu sukses tanpa cacat dan tanpa beban [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=132&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/16364_1267514840252_1001229647_30819461_3534698_n.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-133" title="16364_1267514840252_1001229647_30819461_3534698_n" src="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/16364_1267514840252_1001229647_30819461_3534698_n.jpg?w=300&#038;h=234" alt="" width="300" height="234" /></a></p>
<div><strong><em>Ingatkah kita pernah saling memimpikan<br />
Berlari-lari tuk wujudkan kenyataan<br />
Lewati segala keterasingan<br />
Lalui jalan sempit yang tak pernah bertuan<br />
</em></strong></div>
<p>Inilah  syair dari lagu &#8220;Kesepian Kita&#8221; Pas Band feat Tere. Pernahkan kita melihat seseorang, yang selalu menang dan menjadi juara ? Atau dari kacamata kita, dia lah sosok yang selalu sukses tanpa cacat dan tanpa beban ? Pastinya&#8230;kita sering melihat sosok seperti itu hadir di sekeliling kita dan membuat kita seolah merasa harus terus berjalan maju. Ingin sepertinya. Seperti panutan kita. Tapi sejauh apakah kita mampu akan menjadi &#8220;dia&#8221;  sosok panutanmu?. Pada akhirnya sampai kita menyadari bahwa cukuplah kita menjadi diri kita sendiri&#8230;</p>
<div><strong><em>Ingatkah kita pernah berpeluh cacian<br />
Digerayangi dan geliati kesepian<br />
Walaupun sejenak lepas dari beban<br />
Tuk lewati ruang gelap yang teramat dalam<br />
</em></strong></div>
<p>Diatas masih petikan syair dari lagu &#8220;Kesepian Kita&#8221; Pas Band feat Tere. Saya sangat suka dengan lagu ini&#8230;di saat saya merasa tidak juga menemukan solusi atas masalah hidup yang saya hadapi. Ya..bukan saja saya tapi pastinya kita semua pernah memiliki masalah dalam hidup yang kerap tidak menemukan solusinya. Kita seolah terombang-ambing tidak jelas.</p>
<div><strong><em> Reff:<br />
Hidup ini hanya kepingan<br />
Yang terasing di lautan<br />
Memaksa kita, memendam kepedihan</em></strong></div>
<div><strong><em><br />
</em></strong></div>
<div>Pernahkah kita mendapatkan cobaan yang begitu berat ? Seolah kita menjadi mahluk yang sudah lagi tidak berdaya ?&#8230;Apapun itu&#8230;menghadapi masalah cinta, karir dan kehidupan. Pastinya saya sempat mengalaminya. Saat itu, saya seolah merasa putus asa&#8230;Pedih dan teramat pedih yang saya rasakan. Ibarat  awan itu selalu saja berwajah kelam&#8230;Namun pantaskan kita harus menyesal melewati perjalanan itu&#8230;dan ingin kita tidak melewati perjalanan itu ?&#8230;Tidak mungkin. Karena ini masih hanya kepingan dari berkeping-keping kisah hidup kita&#8230; Dan kita harus siap menerima yang paling pahit sekalipun ke depannya.</div>
<div></div>
<div><strong><em> Tapi kita juga pernah duduk bermahkota<br />
Pucuk-pucuk mimpi yang berubah jadi nyata<br />
Dicumbui harumnya putik-putik bunga<br />
Putik impian yang membawa kita lupa</em></strong></div>
<p>Tapi pastinya&#8230;kalian mungkin saja pernah merasakan perjalanan hidup yang penuh kegembiraan, penuh kesuksesan, tanpa kalian sempat berpikir bahwa kapan hidup itu akan berakhir&#8230;kapan hidup itu hanya bersifat sementara&#8230;lalu kita seolah lupa bahwa sesungguhnya kebahagiaan sejati bisa kau dapatkan dari hati. Mensyukuri&#8230;</p>
<p>Diatas hanyalah beberapa kalimat mengingatkan. Memasuki tahun baru, hampir semua orang ingin menjadi lebih baik. Seseorang ingin resolusi dalam hidupnya. Kita seolah berjalan tanpa batas dan terus berusaha&#8230;seperti kita memandang lautan lepas&#8230;menaiki sebuah kapal&#8230;menjadi nahkodanya, tanpa kita tahu akan bertepi dimana. Apakah akan bertepi di sebuah pulau yang makmur dan sejahtera, yang menjanjikan kesejahteraan ataukan pulau yang memaksa kita untuk survive&#8230;tetap hidup.</p>
<p>Resolusi&#8230;adalah Perubahan dengan Harapan dan Doa&#8230;</p>
<h3>Tuhan&#8230;jika hidup ini boleh memilih&#8230;Jadikanlah tahun 2010 dan seterusnya sbg tahun kebahagiaan&#8230;bagi aku, keluargaku, orang-orang disekelilingku, sahabat-sahabatku&#8230;Amien</h3>
<p><strong><em>Selamat Tahun Baru 2010, my friends&#8230;</em></strong></p>
<p><em><strong><br />
</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=132&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2010/01/01/all-about-resolution-in-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb75efed71d4695deda407aeb5facac1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diary4jalanjalan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2010/01/16364_1267514840252_1001229647_30819461_3534698_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">16364_1267514840252_1001229647_30819461_3534698_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Ibu&#8230;untuk semua perempuan di Indonesia, kisah perjalanan kaum Hawa</title>
		<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2009/12/22/hari-ibu-untuk-semua-perempuan-di-indonesia-kisah-perjalanan-kaum-hawa/</link>
		<comments>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2009/12/22/hari-ibu-untuk-semua-perempuan-di-indonesia-kisah-perjalanan-kaum-hawa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 09:07:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myLife</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diary4jalanjalan.wordpress.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Senyumnya&#8230; Sedihnya&#8230; Kemarahannya&#8230; Ketabahannya&#8230; Kerja kerasnya&#8230; Tawa lepasnya&#8230; Keanggunannya&#8230; Kecantikannya&#8230; Pesonanya&#8230; Keliarannya&#8230; Masih banyak kata yang tidak bisa terungkapkan untuk melukiskan tentang perempuan. Coba bayangkan, siapa yang selama ini paling banyak menjadi inspirasi sebuah lagu&#8230;pastinya adalah ungkapan cinta seorang lelaki pada seorang perempuan&#8230; Perempuan bisa menjadi mahluk yang sangat kuat, di saat mereka yakin bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=124&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2009/12/lady.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-126" title="lady" src="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2009/12/lady.jpg?w=300&#038;h=283" alt="" width="300" height="283" /></a></p>
<p><em><strong>Senyumnya&#8230;</strong></em></p>
<p><em><strong>Sedihnya&#8230;</strong></em></p>
<p><em><strong>Kemarahannya&#8230;</strong></em></p>
<p><em><strong>Ketabahannya&#8230;</strong></em></p>
<p><em><strong>Kerja kerasnya&#8230;</strong></em></p>
<p><em><strong>Tawa lepasnya&#8230;</strong></em></p>
<p><em><strong>Keanggunannya&#8230;</strong></em></p>
<p><em><strong>Kecantikannya&#8230;</strong></em></p>
<p><em><strong>Pesonanya&#8230;</strong></em></p>
<p><em><strong>Keliarannya&#8230;</strong></em></p>
<p>Masih banyak kata yang tidak bisa terungkapkan untuk melukiskan tentang perempuan.</p>
<p>Coba bayangkan, siapa yang selama ini paling banyak menjadi inspirasi sebuah lagu&#8230;pastinya adalah ungkapan cinta seorang lelaki pada seorang perempuan&#8230;</p>
<p>Perempuan bisa menjadi mahluk yang sangat kuat, di saat mereka yakin bahwa perjalanan kehidupan ini bisa mereka taklukan&#8230;namun apa tujuan mereka untuk menaklukannya. Mungkin juga karena kesombongan, namun bisa juga karena sebuah pembuktian bahwa mereka bisa lebih dari pria, mungkin pula karena mereka ingin menyebarkan cinta di dunia bahwa kasih sayang bisa mengubah dunia. Itulah saat perempuan sedang bermain dengan emosinya. Sebut saja Cleopatra, yang berhasil menundukkan banyak pria, namun ia justru secara tidak langsung seperti menjadi penulis  skenario perubahan peradaban, atau Putri Diana, yang karena ia merasa kecewa dengan kehidupannya di Istana, namun ia merasa masih hidup karena kecintaannya pada anak-anak dan kemanusiaan. Ia sebarkan kasih sayang hampir seluruh dunia, sehingga ia banyak menjadi panutan perempuan-perempuan di dunia.</p>
<p>Perempuan juga bisa menjadi lemah, tapi dalam kelemahannya justru terdapat sebuah kekuatan yang dinamakan cinta dan kesetiaan. Meski hanya tokoh rekaan, Kisah Layla Majnun adalah sebuah lukisan betapa setianya hati Layla akan mendapatkan cinta sang pujaan hatinya yang terhalang orang tua. Sampai cintanya yang sudah terpatri dalam hatinya justru berakhir dengan kematian. Sampai sang Qais menjadi sangat menyesal tidak mendapatkan kekasihnya bahkan menjadi gila. Dan itulah letak kekuatan seorang perempuan.</p>
<p>Lalu selama ini yang bisa membuat pria berkhayal tentang keindahan ? Tentu saja jawabannya adalah perempuan. Ada berapa ratus juta oplah majalah di seluruh dunia yang memunculkan sosok perempuan dalam sampulnya. Dengan keindahan raganya, seolah pria terbius oleh kecantikannya. Belum lagi perempuan yang menjadi sorotan di dunia maya, seperti Maria Ozawa&#8230;yang mungkin saja hampir seluruh pria di dunia ini tidak ada yang tidak mengenalnya. Itu contoh perempuan yang merasa bisa memperlihatkan keindahan hanya melalui raganya.</p>
<p>Namun siapa yang berada di balik kesuksesan seorang pria, dialah istri atau perempuan di sampingnya. Siapa yang sangat dicintai oleh Nabi Muhammad dan tidak bisa dilupakan ? Dialah Khadijah&#8230;istrinya yang tidak pernah dimadu. Begitu Cintanya Sang Nabi pada Siti Khadijah sehingga Nabi menjadi begitu bersemangat menyebarkan amanahnya. Ada pula Aisyah, yang membuat Sang Nabi kuat saat sempat stress menerima wahyu dari Allah.</p>
<p>Lalu masih banyak pula kesuksesan beberapa tokoh dunia karena ada perempuan kuat disisinya. Bill Clinton yang memiliki Hillary sebagai sumber inspirasinya dan dukungannya untuk terus melangkah maju. Betapa Hillary sabar saat Clinton juga sempat jatuh karena seorang perempuan. Itulah kekuatan perempuan, saat cinta terus terpatri, ia tidak pernah dendam.</p>
<p>Siapakah yang mengubah dunia ?. Seribu langkah banyak pemimpin, dari seorang Napoleon Bonaparte, Hitler, Soekarno, John F. Kennedy, mereka tidaklah bisa lepas dari sosok seorang perempuan. Ibu mereka atau perempuan-perempuan yang mereka cintai atau bahkan perempuan yang bisa menjerumuskan mereka. Perempuan ibarat sebuah inspirasi semangat bagi tokoh dunia.</p>
<p>Ada beberapa contoh simpel dalam kehidupan sekeliling kita untuk melihat perjuangan seorang perempuan. Saat saya pulang pagi, saya sering melihat segerombolan ibu-ibu naik diatas mobil bak terbuka membawa banyak hasil laut untuk dijual ke Pasar Minggu. Dengan baju yang sudah asal-asal-an mereka rela membantu suaminya di saat semua orang terlelap tidur untuk menjual hasil laut tersebut. Begitu bersemangatnya mereka, tanpa memikirkan lagi apa itu harga diri. Lalu datanglah ke pasar, dimana hampir semua penjual sayur mayur dan kebutuhan pokok lainnya adalah seorang perempuan. Mereka tidak lagi memandang harga diri mereka harus berpeluh keringat, tidak terlihat cantik dan lain-lainnya yang menyempurnakan fisik seorang perempuan. Namun tampaknya disitulah letak keseksian seorang perempuan.</p>
<p>Perempuan&#8230;Ia hidup dengan emosi yang muncul dari hatinya. Meluapkan dengan ekspresinya. Perempuan adalah misteri hidup&#8230;dibalik senyumannya, rayuannya, tangisannya, kesabarannya, diamnya&#8230;banyak misteri hidup yang ia simpan. Bisa jadi karena kehidupan cintanya,  keinginan untuk diperhatikan, perjuangannya untuk keluarga, masa lalunya atau obsesi untuk meraih masa depannya&#8230;</p>
<p>Dari semua itu&#8230;Dari semua peran yang mereka mainkan dalam hidup ini, satu takdir yang sesungguhnya tidak bisa mereka tepiskan. Menjadi seorang Ibu, disinilah seorang perempuan diuji akan pengorbanan yang luar biasa untuk menjadi perempuan yang sesungguhnya. Melahirkan, merawat bahkan membesarkan buah hatinya. Disinilah ketulusan hidup diperjuangkan oleh seorang perempuan. Maka adalah melawan takdir, jika ada perempuan tidak mau menikah dan memiliki anak. Karena sesungguhnya&#8230;Menjadi seorang ibu adalah It&#8217;s real a woman&#8230;</p>
<p>Untuk kaum pria yang membaca ini&#8230;Jangan tersinggung ya&#8230;dari dalam hati kalian pastinya ada satu dua perempuan yang menjadi sumber inspirasi anda untuk membuat hidup anda lebih hidup&#8230;</p>
<p>Dengan rendah hati, Ucapkan dengan penuh tulus dan doa, buat perempuan-perempuan di seluruh dunia, yang akan atau telah menjadi seorang Ibu&#8230;Selamat Hari Ibu&#8230;</p>
<p><strong><em>Cause we are beautiful no matter what they say<br />
Yes words won&#8217;t bring us down, no<br />
We are beautiful in every single way<br />
Yes words can&#8217;t bring us down, oh , no<br />
So don&#8217;t you bring me down today (Beautiful by Christina Aguilera)<br />
</em></strong></p>
<p>Enjoy friend&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/124/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=124&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2009/12/22/hari-ibu-untuk-semua-perempuan-di-indonesia-kisah-perjalanan-kaum-hawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb75efed71d4695deda407aeb5facac1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diary4jalanjalan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2009/12/lady.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">lady</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Arti sebuah kepasrahan&#8230;</title>
		<link>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2009/12/21/arti-sebuah-kepasrahan/</link>
		<comments>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2009/12/21/arti-sebuah-kepasrahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 08:46:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myLife</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diary4jalanjalan.wordpress.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Kepasrahan adalah salah satu kata yang sering kali diidentikan dengan arti menyerah. Namun dibalik kata itu, sesungguhnya memiliki arti yang luar biasa. Sadarkah kita, bahwa Kepasrahan adalah sebuah kata yang seharusnya kita maklumi sebagai sebuah semangat untuk terus bekerja keras dan berdoa. Namun benarkah pada satu titik saat hasil kerja keras kita tidak membuahkan hasil, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=118&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2009/12/page47light-in-darkness.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-119" title="page47light in darkness" src="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2009/12/page47light-in-darkness.jpg?w=277&#038;h=300" alt="" width="277" height="300" /></a></p>
<p><em><strong>Kepasrahan</strong></em> adalah salah satu kata yang sering kali diidentikan dengan arti menyerah. Namun dibalik kata itu, sesungguhnya memiliki arti yang luar biasa. Sadarkah kita, bahwa <em><strong>Kepasrahan </strong></em>adalah sebuah kata yang seharusnya kita maklumi sebagai sebuah semangat untuk terus bekerja keras dan berdoa. Namun benarkah pada satu titik saat hasil kerja keras kita tidak membuahkan hasil, kita harus berhenti dan pasrah ?</p>
<p>Menurut saya&#8230;iya, namun itu tetap menyisakan sebuah harapan dan doa. Manusia punya titik lelah, manusia memiliki titik jenuh, itu pasti. Namun doa tidaklah boleh berhenti dalam keadaan apapun itu.</p>
<p>Pernahkan kita berpikir bahwa pada awalnya kita memiliki sebuah cita-cita, kita terus mengejar cita-cita itu&#8230;ada yang berhasil dan ada pula yang tidak. Pada akhirnya kita menyerah pada garis hidup yang diberikan Tuhan. Kita pasrah pada Tuhan dengan karir yang diberikan-Nya untuk kita saat ini. Berawal dari niat, kehidupan kita akan dinilai oleh Tuhan sebagai sesuatu yang luar biasa. Niat mengejar cita-cita yang mulia adalah sebuah kebaikan. Namun Tuhan memiliki rahasia diatas garis hidup manusia menjalani kehidupannya.</p>
<p>Sama halnya dengan cinta, saat sesuatu akan menjadi sebuah asa untuk memiliki jiwanya. Dalam perjalanannya, cinta itu bisa saja menemukan sebuah titik keputus asaan, maka lahirlah sebuah kepasrahan. Bahwa Tuhan yang sesungguhnya memiliki semua cinta manusia di bumi ini. Ia yang hanya bisa membuat skenario dengan siapa kita akan menemukan belahan jiwa. Hanya Tuhan yang bisa menyatukan sebuah perasaan. Kita tetap berusaha dengan sebuah niat baik. Lagi-lagi niat baik. Namun saat kepasrahan itu muncul ada sebuah doa yang tersisa. Akankah harapan itu muncul kembali untuk kita benar-benar menemukan pasangan hidup yang sejalan&#8230;dan kita harus sabar untuk melaluinya. Membuka hati sampai benar-benar menemukan yang cocok. Atau rawatlah dengan sebuah niat baik, sampai Tuhan benar-benar akan memberikan cahaya pada niat baik kita. Lagi-lagi, Tuhan adalah Sang Maha Pemberi Cinta pada umatnya.</p>
<p>Kawan, Hidup, karir, cinta bahkan kematian&#8230;.adalah garis hidup Tuhan yang penuh rahasia. Dan kini&#8230;saya mengartikan <em><strong>Kepasrahan </strong></em>bukan lagi sebagai cara untuk berdiam diri. Namun terus menjalani hidup atau mungkin mencari hidup yang lebih berarti, dengan sebuah harapan dan doa. Harapan akan masa lalu yang tertinggal, harapan akan saat ini, dan harapan untuk masa yang akan datang. Hidup, karir, cinta bahkan kematian&#8230;</p>
<p>Enjoy my friends&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diary4jalanjalan.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diary4jalanjalan.wordpress.com&amp;blog=10094661&amp;post=118&amp;subd=diary4jalanjalan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diary4jalanjalan.wordpress.com/2009/12/21/arti-sebuah-kepasrahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb75efed71d4695deda407aeb5facac1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diary4jalanjalan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diary4jalanjalan.files.wordpress.com/2009/12/page47light-in-darkness.jpg?w=277" medium="image">
			<media:title type="html">page47light in darkness</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
